Struktur Organisasi
Diposting tanggal: 31 Mei 2010

STRUKTUR ORGANISASI KECAMATAN PONTIANAK TENGGARA

Tugas Pokok dan Fungsi

Menurut Peraturan pemerintah Republik Indonesia Nomor 41 Tahun 2007 tentang Organisasi Perangkat Daerah, Kecamatan merupakan wilayah kerja camat sebagai perangkat daerah kabupaten dan daerah kota yang mempunyai tugas melaksanakan kewenangan pemerintah yang dilimpahkan oleh Bupati/Walikota untuk menagani sebagian urusan otonomi daerah. Dalam Peraturan Walikota Pontianak Nomor 54 Tahun 2008 tentang Susunan Organisasi, Tugas Pokok, Fungsi, dan Tata Kerja Kecamatan, tugas pokok Camat dan jajarannya adalah:

  1. Camat, tugas pokok Camat adalah: Memimpin, menyusun, dan mengkoordinasikan serta melaksanakan penyelenggaraan urusan pemerintahan, pembangunan, kemasyarakatan dan urusan pemerintahan sesuai dengan peraturan dan ketentuan yang berlaku agar tugas dapat berjalan efektif dan efisien
  2. Sekretaris Kecamatan, tugas pokok Sekretaris kecamatan adalah : Memimpin, menyusun, menyiapkan bahan dan merumuskan kebijakan, fasilitasi, koordinasi, monitoring dan evaluasi di bidang kesekretariatan
  3. Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian, tugas pokok Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian adalah : Memimpin dan melaksanakan tugas mengolah dan menyusun bahan perumusan kebijakan, melaksanakan kegiatan dan menyusun laporan dibidang umum dan kepegawaian agar pelaksanaan tugas dapat berjalan secara efisien dan efektif.
  4. Kepala Sub Bagian Keuangan, tugas pokok Kepala Sub Bagian  Keuangan adalah : Memimpin dan melaksanakan tugas mengolah dan menyusun bahan perumusan kebijakan, pelaksanaan administrasi penganggaran dan pembinaan tekhnis terhadap fungsional keuangan  agar pelaksanaan tugas dapat berjalan secara efisien dan efektif
  5. Kepala Sub Bagian Perencanaan, tugas pokok Kepala Sub Bagian Perencanaan adalah : Memimpin dan melaksanakan tugas mengolah dan menyusun bahan perumusan kebijakan, melaksanakan kegiatan dan menyusun laporan di bidang perencanaan agar pelaksanaan tugas dapat berjalan secara efisien dan efektif
  6. Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan, tugas pokok Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan adalah : Memimpin dan melaksanakan tugas mengolah dan menyusun bahan perumusan kebijakan, melaksanakan kegiatan dan menyusun laporan di bidang ekonomi dan pembangunan agar pelaksanaan tugas dapat berjalan secara efisien dan efektif.
  7. Kepala Seksi Pemerintahan, tugas pokok Kepala Seksi Pemerintahan adalah : Memimpin dan melaksanakan tugas mengolah dan menyusun bahan perumusan kebijakan, melaksanakan kegiatan dan menyusun laporan di bidang pemerintahan agar pelaksanaan tugas dapat berjalan secara efisien dan efektif
  8. Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat, tugas pokok Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat adalah : Memimpin dan melaksanakan tugas ,mengolah dan menyusun bahan perumusan kebijakan, melaksanakan kegiatan dan menyusun laporan di bidang pemberdayaan masyarakat agar pelaksanaan tugas dapat berjalan secara efisien dan efektif
  9. Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban, tugas pokok Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban adalah : Memimpin dan melaksanakan tugas ,mengolah dan menyusun bahan perumusan kebijakan, melaksanakan kegiatan dan menyusun laporan di bidang ketentraman dan ketertiban agar pelaksanaan tugas dapat berjalan secara efisien dan efektif.

 

Untuk menyelenggarakan tugas pokok tersebut :

1. Camat mempunyai fungsi:

a) Menyusun kebijakan teknis dibidang kecamatan berdasarkan peraturan yang berlaku sebagai bahan perumusan kebijakan walikota ;

  1. Mempelajari kebijakan yang telah berjalan
  2. Mensinkronisasikan dengan bidang kecamatan
  3. Meyusun konsep kebijakan
  4. Mengkonsultasikan konsep kebijakan dengan walikota / sekda untuk mendapatkan pengarahan
  5. Memfinasilisasi kebijakan dibidang kecamatan

b) Menetapkan program kerja dan kegiatan dibidang kecamatan sesuai dengan tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas ;

  1. Mempelajari rencana kerja yang akan dibuat
  2. Mensinkronisasikan dengan kegiatan – kegiatan yang akan dilaksanakan oleh bidang kecamatan
  3. Menyusun rencana kerja
  4. Mengkonsultasikan konsep kebijakan dengan walikota/sekda untuk mendapatkan pengarahan
  5. Memfinasilisasi rencana kerja dibidang kecamatan

c) Mengkoordinasikan kegiatan pembinaan dibidang kecamatan dengan unit kerja terkait agar kegiatan tersebut dilaksanakan secara terarah, terpadu dan selaras

  1. Mengkoordinasikan segala hal yang berkaitan dengan kecamatan kepada unit kerja terkait
  2. Menjabarkan rencana kegiatan yang menjadi tugas kecamatan dan yang harus dilakukan unit kerja terkait

d) Mengendalikan kegiatan-kegiatan pada kecamatan mulai dari perencanaan sampai dengan evaluasi agar program-program dapat terlaksana sesuai dengan sasaran yang telah ditetapkan

  1. Melakukan pengamatan terhadap kegiatan-kegiatan pada kecamatan mulai dari perencanaan sampai dengan evaluasi
  2. Melakukan pendampingan atau kunjungan langsung terhadap kegiatan-kegiatan pada kecamatan mulai dari perencanaan sampai dengan evaluasi

e) Mengevaluasi kegiatan yang telah dilaksanakan oleh sekretariat, seksi-seksi pada kecamatan dengan membandingkan antara hasil kerja yang dicapai dengan target kinerja yang telah ditetapkan untuk mengetahui tingkat kinerja yang dicapai ;

  1. Memonitoring kebijakan yang telah dilaksanakan
  2. Mengevaluasi kebijakan yang telah dilaksanakan

f) Melakukan pengawasan terhadap sekertaris, kepala seksi dan seluruh staf dalam melaksnakan tugas baik secara prefentif maupun represif untuk menghindari terjadinya kesalahan dan penyimpangan dalam pelaksanaan tugas ;

  1. Menetapkan standar sebagai tolak ukur untuk menghindari terjadinya kesalahan dan penyimpangan
  2. Mengukur kinerja dengan stnadar yang telah ditetapkan
  3. Mengindentifikasi penyimpanngan dan kesalahan serta memperbaikinya.

g) Mendistribusikan tugas-tugas yang berkaitan dengan kecamatan kepada sekretaris, kepala seksi berdasarkan tugas pokok dan fungsi agar tugas dapat terlaksana secara efisien , efektif dan tepat waktu

  1. Menetapkan dan mengelompokkan tugas-tugas yang akan didistribusikan serta pelimpahan wewenang dan tanggungjawabnya berdasarkan tugas pokok dan fungsi aparatur kecamatan
  2. Mendistribusikan tugas-tugas yang telah dikelompokkan sesuai dengan jenis pekerjaan, tugas dan fungsi aparatur kecamatan kepada sekertaris dan kepala seksi serta bawahan lainnya.

h) Memberikan petunjiuk kerja kepada bawahan baik lisan maupun tulisan sesuai dengan bidang tugasnya agar tugas dapat dilaksnakan secara benar sesuai dengan aturan yang berlaku ;

  1. Memberi petunjuk pelaksanaan kerja kepada bawahan dengan lisan dan tulisan atau gambar dalam bentuk yang sederhana, singkat dan jelas

i) Menyelenggarakan pembinaan administrasi keuangan, kepegawaian, perencanaan, perlengkapan, dan pengendalian administrasi pemerintahan berdasarkan pedoman dan ketentuan yang berlaku sebagai bahan perumusan kebijakan teknis walikota

  1. Memberikan informasi mengenai peraturan perundang-undangan yang terkait dengan pelaksanaan tugas dibidang kecamatan kepada sekertaris, seksi-seksi dan aparatur lainnya.
  2. Memberikan asistensi kepada bawahan terhadap tugas yang diemban dan dikerjakan
  3. Memberikan bimbingan, konsultasi dan supervisi kepada bawahan terkait permasalahan yang dialami dalam pelaksanaan tugas
  4. Mengkonsultasikan permasalahan kepada Walikota/sekda untuk melakukan solusi terbaik sebagai bahan perumusan kebijakan teknis walikota

j) Mengajukan saran dan pertimbangan kepada walikota melalui Sekertaris daerah mengenai pemecahan masalah yang berkaitan dengan bidang kecamatan baik secara lisan maupun tertulis sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan ;

  1. Menginventarisir data dan bahan lainnya sebagai bahan pengajuan saran dan pertimbangan.
  2. Mengajukan saran dan pertimbangan baik lisan maupun tulisan melalui sekertaris daerah dilengkapi dengan data dan bahan pendukung lainnya.

k) Melaporkan kegiatan dibidang kecamatan baik secara lisan maupun tertulis sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan ;

  1. Menyusun laporan atau dokumen kegiatan di bidang kecamatan
  2. Menyampaikan laporan dengan lisan dan tulisan disertai laporan atau dokumen sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan

l) Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh walikota.

  1. Menerima Instruksi Walikota
  2. Mengkoordinasikan tugas pada dinas/instansi yang terkait.
  3. Merencanakan dan melaksanakan tugas yang diberikan
  4. Mengevaluasi dan melaporkan hasil tugas yang telah dilaksanakan

 

2. Sekretaris Kecamatan mempunyai fungsi:

a) Menyusun program kerja dibidang kesekretariatan berdasarkan sasaran dan program kerja tahunan kecamatan yang telah ditetapkan sebagai pedoman untuk melaksnakan tugas.

  1. Mempelajari rencana kerja yang akan dibuat
  2. Mensinkronisasikan dengan kegiatan – kegiatan yang akan dilaksanakan oleh bidang kesekretariatan
  3. Meyusun rencana kerja
  4. Mengkonsultasikan konsep kebijakan dengan Camat untuk mendapatkan pengarahan
  5. Memfinasilisasi rencana kerja dibidang kesekretariatan

b) Membagi tugas kepada para kasubag sesuai dengan tugas pokok, fungsi masing-masing sub bagian agar tugas dapat dilaksanakan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan

  1. Menjabarkan rencana kegiatan menjadi tugas-tugas yang harus dilaksanakan kasubbag sesuai dengan tugas pokok, fungsi masing-masing sub bagian agar tugas dapat dilaksanakan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan
  2. Membagi dan mendistribusikan tugas kepada para kasubbag
  3. Menghimpun saran dan masukan dari kasubbag

c) Memberi petunjuk kerja kepada para kasubbag dan staf yang dilakukan secara lisan maupun  tertulis agar tugas-tugas yang akan dilaksanakan dapat dipahami secara benar

  1. Memberikan petunjuk pelaksanaan tugas kepada kasubbag
  2. Menentukan target waktu penyelesaian tugas

d) Melakukan pengawasan kepada kasubbag dan seluruh staf diskretariat dalam melaksnakan tugas baik secara prefentif maupun represif untuk menghindari terjadinya kesalahan dan penyimpangan dalam pelaksanaan tugas

  1. Menetapkan standar sebagai tolak ukur untuk menghindari terjadinya kesalahan dan penyimpangan
  2. Memonitoring kebijakan yang telah dilaksanakan
  3. Mengukur kinerja dengan standar yang telah ditetapkan
  4. Mengindentifikasi penyimpanngan dan kesalahan

e) Mengevaluasi kegiatan yang telah dilaksanakan oleh para kasubbag pada sekretariat dengan membandingkan antara hasil kerja yang dicapai dengan rencana yang telah ditetapkan untuk mengetahui tingkat kinerja yang dicapai

  1. Mempelajari laporan pelaksanaan tugas bawahan
  2. Mengevaluasi kebijakan yang telah dilaksanakan
  3. Menginventarisir permasalahan dalam pelaksanaan kegiatan
  4. Mendiskusikan kemajuan pelaksanaan tugas dengan bawahan
  5. Memberikan langkah-langkah perbaikan dalam pelaksanaan kegiatan

f) Membantu pimpinan dalam mengkoordinasikan pelaksanaan tugas seksi-seksi yang ada dikecamatan sesuai dengan petunjuk pimpinan untuk kelancaran pelaksanaan tugas

  1. Mengkoordinasikan segala hal yang berkaitan dengan kecamatan kepada seksi-seksi
  2. Menjabarkan rencana kegiatan yang menjadi tugas kecamatan dan yang harus dilakukan seksi-seksi

g) Melaksanakan pembinaan yang berkaitan dengan bidang perencanaan, keuangan, umum dan kepegawaian, berdasarkan pedoman dan peraturan yang berlaku untuk kelancaran pelaksanaan tugas

  1. Melakukan pengamatan terhadap kegiatan-kegiatan pada kecamatan mulai dari perencanaan sampai dengan evaluasi
  2. Melakukan pendampingan atau kunjungan langsung terhadap kegiatan-kegiatan pada kecamatan mulai dari perencanaan sampai dengan evaluasi

h) Memfasilitasi kegiatan yang berkaitan dengan tugas kecamatan sesuai dengan peraturan yang berlaku agar pelaksaaan tugas berjalan dengan lancar.

  1. Menghimpun dan mendata kegiatan yang berkaitan dengan tugas kecamatan
  2. Memfasilitasi partisipasi dan kegiatan yang berkaitan dengan tugas kecamatan.
  3. Mengkonsultasikan permasalahan kepada Camat untuk melakukan solusi terbaik.
  4. Memberikan arahan kepada bawahan terkait permasalahan yang dialami.

i) Mengajukan saran dan pertimbangan staf kepada Camat mengenai upaya pemecahan masalah yang berkaitan dengan bidang kesekretariatan baik secara lisan  maupun tertulis sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan

  1. Menginventarisir data dan bahan lainnya sebagai bahan pengajuan saran dan pertimbangan.
  2. Mengajukan saran dan pertimbangan baik lisan maupun tulisan dilengkapi dengan data dan bahan pendukung lainnya

j) Melaporkan kegiatan dibidang kesekretariatan baik secara lisan maupun tertulis sebagai bahan pertimbangan atasan dalam pengambilan keputusan

  1. Menyusun laporan atau dokumen kegiatan di bidang kesekretariatan
  2. Menyampaikan laporan dengan lisan dan tulisan disertai laporan atau dokumen sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan

 k) Melaksanakan tugas dibidang kesekretariatan yang diberikan oleh Camat

  1. Menerima Instruksi camat
  2. Merencanakan dan melaksanakan tugas yang diberikan
  3. Mengevaluasi dan melaporkan hasil tugas yang telah dilaksanakan

 

3. Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian mempunyai fungsi :

  1. Menyusun rencana kerja subbag umum dan kepegawaian berdasarkan dan program kerja tahunan Camat yang telah ditetapkan sebagai pedoman pelaksanaan tugas;
  2. Membagi tugas dan memberi petunjuk kerja kepada para staf secara lisan dan tertulis agar tugas-tugas yang dilaksanakan dapat dipahami secara baik dan benar;
  3. Melakukan pengawasan kepada staf dalam melaksanakan tugas baik secara preventif maupun represif untuk menghindari terjadinya kesalahan dan penyimpangan dalam pelaksanaan tugas;
  4. Mengevaluasi pelaksanaan tugas staf dengan cara membandingkan antara hasil kerja yang dicapai dengan rencana yang telah dibuat untuk mengetahui tingkat kinerja yang dicapai;
  5. Menyiapkan bahan pelaksanaan tugas bidang umum dan kepegawaian berdasarkan petunjuk teknis dan pedoman yang berlaku untuk menghindari terjadinya kesalahan;
  6. Melaksanakan penataan kearsipan bidang kepegawaian sesuai dengan jumlah pegawai yang ada untuk tertib administrasi;
  7. Melaksanakan administrasi kepegawaian meliputi pengusulan pembuatan KARIS, KARSU, KARPEG, DUK, DP 3, Kenaikan gaji Berkala, Kenaikan Pangkat, TASPEN, ASKES, Ujian Dinas, DIKLAT, SATYA LENCANA, Ijin Cuti, Kespeg, usulan formasi dan mutasi pegawai, pension PNS sesuai dengan peraturan yang berlaku untuk tertib administrasi kepegawaian ;
  8. Melaksanakan administrasi umum yang berkaitan dengan keprotokolan, perlengkapan dan rumah tangga yang meliputi keamanan, kebersihan, keindahan, penghapusan, pengadaan dan pemeliharaan barang, ATK, logistik, operasional kantor, dokumentasi surat menyurat, sesuai dengan tugas pokok dan fungsi subbag umum dan kepegawaian agar pelaksanaan tugas berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku
  9. Menyusun konsep naskah dinas yang berkaitan dengan bidang umum dan kepegawaian sesuai dengan pedoman dan peraturan yang berlaku untuk diajukan kepada atasan sebagai bahan pelaksanaan kegiatan.
  10. Melaporkan kegiatan di bidang umum dan kepegawaian sesuai dengan pedoman dan ketentuan yang berlaku untuk bahan pertimbangan pengambilan keputusan sekertaris.
  11. Mengajukan saran dan pertimbangan kepada sekertaris mengenai upaya pemecahan masalah yang berkaitan dengan bidang tugas sub bagian umum dan kepegawaian baik secara lisan maupun tulisan sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan.
  12. Melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang berkaitan dengan tugas pokok dan fungsi bidang umum dan kepegawaian yang diberikan oleh atasan


4. Kepala Sub Bagian Keuangan mempunyai fungsi :

  1. Menyusun rencana kerja subbag keuangan berdasarkan dan program kerja tahunan Camat yang telah ditetapkan sebagai pedoman pelaksanaan tugas;
  2. Membagi tugas dan memberi petunjuk kerja kepada para staf secara lisan dan tertulis agar tugas-tugas yang dilaksanakan dapat dipahami secara baik dan benar;
  3. Melakukan pengawasan kepada staf dalam melaksanakan tugas baik secara preventif maupun represif untuk menghindari terjadinya kesalahan dan penyimpangan dalam pelaksanaan tugas;
  4. Mengevaluasi pelaksanaan tugas staf dengan cara membandingkan antara hasil kerja yang dicapai dengan rencana yang telah dibuat untuk mengetahui tingkat kinerja yang dicapai;
  5. Menyiapkan bahan pelaksanaan tugas bidang keuangan berdasarkan petunjuk teknis dan pedoman yang berlaku untuk menghindari terjadinya kesalahan;
  6. Melaksanakan penataan kearsipan bidang keuangan sesuai dengan jumlah kegiatan yang ada untuk tertib administrasi;
  7. Melaksanakan administrasi keuangan yang meliputi administrasi keuangan seperti kelengkapan SPP-LS, pengadaan barang dan jasa, SPP-UP, SPP-TU, dan SPP-LS gaji serta tunjangan PNS sesuai pedoman dan peraturan yang berlaku agar pelaksanaan program kerja dapat berjalan secara efisien dan efektif
  8. Melakukan pengesahan SPJ sesuai dengan pedoman dan peraturan yang berlaku sebagai bahan pertanggungjawaban pelaksanaan tugas
  9. Melaksanakan pelaporan keuangan yang meliputi laporan keuangan, neraca, serta catatan atas laporan keuangan untuk kelancaran pelaksanaan tugas
  10. Melaksanakan verifikasi administrasi keuangan sesuai dengan pedoman dan peraturan yang berlaku sebagai bahan pertanggungjawaban pelaksanaan tugas :
  11. Melakukan penyusunan anggaran  dan merealisasikannya sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan agar pelaksanaan tugas berjalan sesuai ketentuan yang berlaku 
  12. Menyusun konsep naskah dinas yang berkaitan dengan bidang keuangan sesuai dengan pedoman dan peraturan yang berlaku untuk diajukan kepada atasan sebagai bahan pelaksanaan kegiatan.
  13. Melaporkan kegiatan di bidang keuangan sesuai dengan pedoman dan ketentuan yang berlaku untuk bahan pertimbangan pengambilan keputusan sekertaris.
  14. Mengajukan saran dan pertimbangan kepada sekertaris mengenai upaya pemecahan masalah yang berkaitan dengan bidang tugas sub bagian keuangan baik secara lisan maupun tulisan sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan.
  15. Melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang berkaitan dengan tugas pokok dan fungsi bidang keuangan yang diberikan oleh atasan


5. Kepala Sub Bagian Perencanaan mempunyai fungsi :

  1. Menyusun rencana kerja subbag perencanaan berdasarkan dan program kerja tahunan Camat yang telah ditetapkan sebagai pedoman pelaksanaan tugas;
  2. Membagi tugas dan memberi petunjuk kerja kepada para staf secara lisan dan tertulis agar tugas-tugas yang dilaksanakan dapat dipahami secara baik dan benar;
  3. Melakukan pengawasan kepada staf dalam melaksanakan tugas baik secara preventif maupun represif untuk menghindari terjadinya kesalahan dan penyimpangan dalam pelaksanaan tugas;
  4. Mengevaluasi pelaksanaan tugas staf dengan cara membandingkan antara hasil kerja yang dicapai dengan rencana yang telah dibuat untuk mengetahui tingkat kinerja yang dicapai;
  5. Menyiapkan bahan pelaksanaan tugas bidang perencanaan berdasarkan petunjuk teknis dan pedoman yang berlaku untuk menghindari terjadinya kesalahan;
  6. Melaksanakan penataan kearsipan bidang perencanaan sesuai dengan jumlah kegiatan yang ada untuk tertib administrasi;
  7. Menyusun rencana kerja perencanaan, pengendalian, monitoring dan evaluasi program sesuai pedoman dan peraturan yang berlaku untuk diajukan kepada atasan sebagai bahan pelaksanaan kegiatan
  8. Menyusun konsep Renstra, Renja, Palaporan yang meliputi penyusunan LAKIP, LPPD, Profil SKPD sebagai bahan pertanggung jawaban pelaksanaan tugas;
  9. Menyusun konsep penetapan kinerja, pengumpulan data kinerja dan pelaporan waskat (SPIP), sesuai dengan pedoman dan peraturan yang berlaku sebagai bahan pertanggungjawaban pelaksanaan tugas ;
  10. Menyusun rencana kebutuhan barang yang dibutuhkan sesuai dengan pedoman dan peraturan yang berlaku agar pelaksanaan tugas berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
  11. Menyusun analisis beban kerja, analisis jabatan, SOP, dan memfasilitasi pengembangan budaya kerja sesuai dengan pedoman dan peraturan yang berlaku agar pelaksanaan tugas dapat berjalan secara efisien dan efektif
  12. Menyusun konsep naskah dinas yang berkaitan dengan bidang perencanaan sesuai dengan pedoman dan peraturan yang berlaku untuk kelancaran tugas.
  13. Melaporkan kegiatan di bidang perencanaan dengan pedoman dan ketentuan yang berlaku untuk bahan pertimbangan pengambilan keputusan sekretaris
  14. Mengajukan saran dan pertimbangan kepada Sekretaris mengenai upaya pemecahan masalah yang berkaitan dengan bidang tugas perencanaan baik secara lisan maupun tulisan sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan
  15. Melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang berkaitan dengan tugas pokok dan fungsi bidang umum dan kepegawaian yang diberikan oleh atasan.

 

6. Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan mempunyai fungsi:

  1. Menyusun rencana kerja seksi ekonomi dan pembangunan berdasarkan dan program kerja tahunan Camat yang telah ditetapkan sebagai pedoman pelaksanaan tugas;
  2. Membagi tugas dan memberi petunjuk kerja kepada para staf secara lisan dan tertulis agar tugas-tugas yang dilaksanakan dapat dipahami secara baik dan benar;
  3. Melakukan pengawasan kepada staf dalam melaksanakan tugas baik secara preventif maupun represif untuk menghindari terjadinya kesalahan dan penyimpangan dalam pelaksanaan tugas;
  4. Mengevaluasi pelaksanaan tugas staf dengan cara membandingkan antara hasil kerja yang dicapai dengan rencana yang telah dibuat untuk mengetahui tingkat kinerja yang dicapai;
  5. Menyiapkan bahan pelaksanaan tugas bidang ekonomi dan pembangunan berdasarkan petunjuk teknis dan pedoman yang berlaku untuk menghindari terjadinya kesalahan;
  6. Melaksanakan pembinaan dan pengelolaan kegiatan di bidang ekonomi dan pembangunan, sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku;
  7. Melaksanakan kegiatan fasilitasi pengembangan perekonomian masyarakat, fasilitasi pendayagunaan teknologi tepat guna, fasilitasi penghembangan ketenaga kerjaan, fasilitasi administrasi pembangunan kecamatan, fasilitasi pemungutan pajak bumi dan bangunan, fasilitasi penanggulangan terjadinya pencemaran dan kerusakan lingkungan sesuai dengan petunjuk teknis dan pedoman yang berlaku agar pelaksanaan tugas berjalan dengan lancar.
  8. Menyusun konsep naskah dinas yang berkaitan dengan bidang ekonomi dan pembangunan sesuai dengan pedoman dan peraturan yang berlaku untuk diajukan kepada atasan sebagai bahan pelaksanaan kegiatan.
  9. Melaporkan kegiatan di bidang ekonomi dan pembangunan dengan pedoman dan ketentuan yang berlaku untuk bahan pertimbangan pengambilan keputusan Camat
  10. Mengajukan saran dan pertimbangan kepada Camat mengenai upaya pemecahan masalah yang berkaitan dengan bidang tugas perencanaan baik secara lisan maupun tulisan sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan
  11. Melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang berkaitan dengan tugas pokok dan fungsi bidang ekonomi dan pembangunan yang diberikan oleh Camat.

 

7. Kepala Seksi Pemerintahan mempunyai fungsi :

  1. Menyusun rencana kerja seksi pemerintahan berdasarkan dan program kerja tahunan Camat yang telah ditetapkan sebagai pedoman pelaksanaan tugas;
  2. Membagi tugas dan memberi petunjuk kerja kepada para staf secara lisan dan tertulis agar tugas-tugas yang dilaksanakan dapat dipahami secara baik dan benar;
  3. Melakukan pengawasan kepada staf dalam melaksanakan tugas baik secara preventif maupun represif untuk menghindari terjadinya kesalahan dan penyimpangan dalam pelaksanaan tugas;
  4. Mengevaluasi pelaksanaan tugas staf dengan cara membandingkan antara hasil kerja yang dicapai dengan rencana yang telah dibuat untuk mengetahui tingkat kinerja yang dicapai;
  5. Menyiapkan bahan pelaksanaan tugas bidang pemerintahan berdasarkan petunjuk teknis dan pedoman yang berlaku untuk menghindari terjadinya kesalahan;
  6. Melaksanakan pembinaan dan pengelolaan kegiatan di bidang pemerintahan, sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku;
  7. Melaksanakan kegiatan fasilitasi pembinaan politik dalam negeri, ideologi dan kesatuan bangsa, administrasi kependudukan, fasilitasi administrasi fasilitas umum, dan fasilitas social serta asset pemerintah daerah di Kecamatan, fasilitasi pembebasan tanah milik dan pelepasan hak yang akan dipergunakan untuk kepentingan pembangunan, serta peralihan status dari tanah negara menjadi milik sesuai dengan ketentuan perundang-undangan dan fasilitas penggunaan tanah terlantar, tanah negara bebas dan tanah timbul yang tidak memenuhi peraturan dibidang pertanahan di kecamatan, fasilitasi koordinasi instansi vertical, pembinaan kecamatan serta fasilitasi pembinaan RT/RW sesuai dengan petunjuk teknis dan pedoman yang berlaku agar pelaksanaan tugas berjalan dengan lancar.
  8. Menyusun konsep naskah dinas yang berkaitan dengan bidang pemerintahan sesuai dengan pedoman dan peraturan yang berlaku untuk diajukan kepada atasan sebagai bahan pelaksanaan kegiatan ;
  9. Melaporkan kegiatan di bidang pemerintahan dengan pedoman dan ketentuan yang berlaku untuk bahan pertimbangan pengambilan keputusan Camat
  10. Mengajukan saran dan pertimbangan kepada camat mengenai upaya pemecahan masalah yang berkaitan dengan bidang tugas pemerintahan baik secara lisan maupun tulisan sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan
  11. Melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang berkaitan dengan tugas pokok dan fungsi bidang pemerintahan yang diberikan oleh Camat.

 

8. Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat mempunyai fungsi :

  1. Menyusun rencana kerja seksi pemberdayaan masyarakat berdasarkan dan program kerja tahunan Kecamatan yang telah ditetapkan sebagai pedoman pelaksanaan tugas;
  2. Membagi tugas dan memberi petunjuk kerja kepada para staf secara lisan dan tertulis agar tugas-tugas yang dilaksanakan dapat dipahami secara baik dan benar;
  3. Melakukan pengawasan kepada staf dalam melaksanakan tugas baik secara preventif maupun represif untuk menghindari terjadinya kesalahan dan penyimpangan dalam pelaksanaan tugas;
  4. Mengevaluasi pelaksanaan tugas staf dengan cara membandingkan antara hasil kerja yang dicapai dengan rencana yang telah dibuat untuk mengetahui tingkat kinerja yang dicapai;
  5. Menyiapkan bahan pelaksanaan tugas bidang pemberdayaan masyarakat berdasarkan petunjuk teknis dan pedoman yang berlaku untuk menghindari terjadinya kesalahan;
  6. Melaksanakan pembinaan dan pengelolaan kegiatan di bidang pemberdayaan masyarakat, sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku;
  7. Melaksanakan kegiatan fasilitasi partisipasi masyarakat, fasilitasi pembinaan umat beragama, fasilitasi pemebinaan generasi muda dan olah raga, fasilitasi pemberdayaan perempuan dan PKK, fasilitasi kegiatan Ormas, Kesehatan, fasilitasi kesehatan linhgkungan masyarakat, fasilitasi program pendidikan dan fasilitasi penanggulangan kemiskinan sesuai dengan petunjuk teknis dan pedoman yang berlaku agar pelaksanaan tugas berjalan dengan lancar.
  8. Menyusun konsep naskah dinas yang berkaitan dengan bidang pemberdayaan masyarakat sesuai dengan pedoman dan peraturan yang berlaku untuk diajukan kepada atasan sebagai bahan pelaksanaan kegiatan.;
  9. Melaporkan kegiatan di bidang pemberdayaan masyarakat dengan pedoman dan ketentuan yang berlaku untuk bahan pertimbangan pengambilan keputusan Camat
  10. Mengajukan saran dan pertimbangan kepada Camat mengenai upaya pemecahan masalah yang berkaitan dengan bidang tugas perencanaan baik secara lisan maupun tulisan sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan
  11. Melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang berkaitan dengan tugas pokok dan fungsi bidang pemberdayaan masyarakat yang diberikan oleh Camat.

 

9. Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban mempunyai fungsi :

  1. Menyusun rencana kerja seksi ketentraman dan ketertiban berdasarkan dan program kerja tahunan Camat yang telah ditetapkan sebagai pedoman pelaksanaan tugas;
  2. Membagi tugas dan memberi petunjuk kerja kepada para staf secara lisan dan tertulis agar tugas-tugas yang dilaksanakan dapat dipahami secara baik dan benar;
  3. Melakukan pengawasan kepada staf dalam melaksanakan tugas baik secara preventif maupun represif untuk menghindari terjadinya kesalahan dan penyimpangan dalam pelaksanaan tugas;
  4. Mengevaluasi pelaksanaan tugas staf dengan cara membandingkan antara hasil kerja yang dicapai dengan rencana yang telah dibuat untuk mengetahui tingkat kinerja yang dicapai;
  5. Menyiapkan bahan pelaksanaan tugas bidang ketentraman dan ketertiban berdasarkan petunjuk teknis dan pedoman yang berlaku untuk menghindari terjadinya kesalahan;
  6. Melaksanakan pembinaan dan pengelolaan kegiatan di bidang ketentraman dan ketertiban, sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku;
  7. Melaksanakan kegiatan fasilitasi pembinaan dan ketertiban umum, fasilitasi pembinaan penegakan peraturan daerah, fasilitasi pembinaan pedagang informal, fasilitasi penanggulangan bencana, fasilitasi kerjasama dan koordinasi dengan aparat keamanan, dan fasilitasi pengamanan asset daerah sesuai dengan petunjuk teknis dan pedoman yang berlaku agar pelaksanaan tugas berjalan dengan lancar.
  8. Menyusun konsep naskah dinas yang berkaitan dengan bidang ketentraman dan ketertiban sesuai dengan pedoman dan peraturan yang berlaku untuk diajukan kepada atasan sebagai bahan pelaksanaan kegiatan.;
  9. Melaporkan kegiatan di bidang ketentraman dan ketertiban dengan pedoman dan ketentuan yang berlaku untuk bahan pertimbangan pengambilan keputusan Camat
  10. Mengajukan saran dan pertimbangan kepada Camat mengenai upaya pemecahan masalah yang berkaitan dengan bidang tugas perencanaan baik secara lisan maupun tulisan sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan
  11. Melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang berkaitan dengan tugas pokok dan fungsi bidang umum dan kepegawaian yang diberikan oleh Camat.