Senin, 19 Desember 2016 - 11:32:22 WIB
KELURAHAN BANSIR LAUT INOVASI “MAMPIR YOK” (MARI MELIHAT KAMPONG BANSIR DENGAN BUDAYA LOKALNYA)
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Pemerintahan - Dibaca: 134 kali

Kelurahan Bansir Laut merupakan salah satu Kelurahan yang mempunyai wilayah yang berbatasan dengan sungai Kapuas dan termasuk pemukiman tetua di Kota Pontianak, nama kampong Bansir berawal dari seseorang yang menetap dikampung Bansir yang bernama Ba’asir seorang yang religius dan membawa adat budaya melayunya  yang sangat kental, kemudian nama Ba’asir yang dikarenakan susah untuk diucapkan maka orang-orang menyebutnya Bansir(Kampong Bansir).

 Kelurahan Bansir laut mengusung Inovasi tentang Adat dan Budaya Melayu khususnya Budaya Saprahan yang bertujuan mengangkat kembali budaya Saprahan dan budaya Melayu lainnya agar kelestariannya tetap terjaga, manfaatnya agar wilayah Bansir Laut menjadi kampung budaya dan meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.

Adapun sasaran yang ingin  dicapai dari program Kampung Budaya ini antara lain:

  1. Terwujudnya suatu kampung yang menyediakan rumah makan saprahan yang juga memproduksi hasil-hasil UKM yang khas Melayu.
  2. Memberikan pelatihan-pelatihan kepada generasi muda atau wisatawan yang ingin mempelajari cara menyediakan makan dengan Sapeahan.

Pada bulan Oktober yang lalu telah dilaksanakan Lauching “Mampir yok” (Saprahan) di gang Ramadhan dengan mengundang Walikota/Wakil Walikota Pontianak, Forkompimda, anggota DPRD,  SKPD dan masyarakat dengan undangan beskisar sejumah +/- 500 (lima ratus) undangan yang pelaksanaannya diruang terbuka dengan menggunakan tenda  yang disuguhkan sepanjang 100 meteranisasi Kemasyarakatan,  Walikota Pontianak yang dalam kesempatan tersebut, mengatakan menyambut baik inisiatif warga yang menyelenggarakan saprahan ini  dan meminta tradisi ini terus dipertahankan dan lebih dikenalkan kepada semua kalangan. Pemerintah Kota Pontianak telah melakukan upaya dalam mempertahankan budaya saprahan ini dengan menggelar lomba saprahan tingkat SMA sederajat dan untuk tahun depan Pemkot Pontianak akan menggelar lomba saprahan tingkat SMP.

Wakil Walikota Pontianak juga dalam kesempatan tersebut mengatakan bahwa Pemerintah Kota Pontianak sangat mengapresiasi tiap kegiatan masyarakat apalagi yang berkaitan dengan pelestarian budaya yang ada didaerahnya dan ia berharap warga Kampung Bansir tetap mempertahankan masakan khasnya, baik untuk makanan saprahannya maupun kue-kue tradisionalnya, imbuhnya. (Er)